Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG), Universitas Negeri Yogyakarta
Saya berasal dari Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, sebuah daerah yang dikenal dengan keunikan Sungai Katingan sebagai urat nadi kehidupan masyarakat, kekayaan hutan tropis yang luas, serta budaya Dayak Katingan yang masih sangat kental dengan tradisi seperti ritual Manajah Antang. Selain itu, daerah ini juga dikenal sebagai salah satu penghasil rotan terbesar di Indonesia dan memiliki destinasi khas seperti Bukit Batu yang sarat nilai sejarah dan spiritual. Secara administrasi, saya berasal dari Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, namun sejak kecil saya tumbuh dan besar di pelosok Kabupaten Katingan, tepatnya di Desa Rantau Pandan dan Desa Tumbang Gaei di sepanjang aliran Sungai Katingan. Keterbatasan akses pendidikan, listrik, dan jaringan komunikasi yang saya alami sejak kecil memberikan pengaruh besar dalam membentuk karakter saya. Kondisi tersebut menempa saya menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, dan mudah beradaptasi dalam berbagai situasi. Pengalaman pernah tertinggal dalam hal pengetahuan saat awal merantau justru membangun semangat juang yang tinggi untuk terus belajar dan berkembang, sekaligus menumbuhkan kepedulian saya terhadap pentingnya pemerataan pendidikan agar masyarakat di daerah terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk maju.
Inspirasi saya untuk menjadi guru profesional berangkat dari pengalaman pribadi yang tumbuh di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan. Sebagai lulusan S1 Teknik Informatika, saya melihat secara langsung kesenjangan digital dan keterbatasan akses teknologi di daerah terpencil yang berdampak pada rendahnya kualitas pembelajaran. Hal ini mendorong saya untuk berkontribusi sebagai pendidik yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membuka akses literasi digital bagi siswa. Saya ingin menjadi jembatan agar peserta didik, khususnya di daerah 3T, tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi dan mampu bersaing di era digital. Visi pendidikan saya adalah menciptakan pembelajaran yang berbasis teknologi, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman, tanpa mengesampingkan nilai-nilai karakter dan kearifan lokal. Saya berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang informatika serta menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan relevan dengan dunia nyata. Bagi saya, menjadi guru adalah bentuk pengabdian untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan digital, daya saing, dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakatnya.
Dokumentasi lengkap RPP, Video Mengajar, dan Hasil Kerja Siswa dari PPL Terbimbing
Konteks: SMK Negeri 2 Yogyakarta, Praktik Membuat Kapak
Tujuan: Siswa mampu membuat kapak besi dengan teknik tempa
📁 Buka Folder RPP LogamKonteks: SMK Negeri 2 Yogyakarta, Praktik Anyaman
Tujuan: Siswa mampu membuat kerajinan anyaman rotan
📁 Buka Folder RPP TekstilKonteks: Demo lengkap proses mengajar + praktik siswa
Tujuan: Dokumentasi autentik proses PPL
Konteks: Highlight praktik mengajar anyaman
Tujuan: Showcase kompetensi mengajar vokasi
Penilaian Guru Pamong terhadap RPP Logam & Tekstil (3 Siklus)
Penilaian DPL terhadap Video Mengajar Full Duration
Nilai Akhir dari Guru Pamong + DPL (3 Siklus PPL)
"Menjadi guru vokasi yang mengintegrasikan teknologi digital dengan keterampilan praktik industri, menciptakan lulusan SMK yang siap kerja dan berwawasan global."